Perumahan Murah di Cikarang Dengan Uang Muka Cuma 1,12 Juta

Presiden Joko Widodo Saat Mengesahkan Pembangunan Perumahan Murah di Cikarang
Presiden Joko Widodo Saat Mengesahkan Pembangunan Perumahan Murah di Cikarang

Presiden Jokowi (Joko Widodo) baru saja mengesahkan proyek perumahan murah di Cikarang yang diperuntukkan bagi masyarakat dengan angka penghasilan rendah awal bulan Mei 2018. Adapun lokasi perumahan murah di Cikarang itu berada di Jln. Raya Pulo Sirih Sukajadi, Sukakarya, Cikarang Bekasi, Jawa Barat. Kompleks rumah Cikarang murah ini bernama Villa Kencana Cikarang. Berdasarkan informasi, per unitnya dijual dengan harga mulai dari Rp 112jt hingga paling mahal Rp 141jt.

Bank Tabungan Negara (BTN) Persero, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menyediakan kredit untuk perumahan murah di Cikarang itu pun cuma mematok besaran uang muka dan cicilan yang amat rendah.

Guna mendapatkan KPR (Kredit Pemilikan Rumah), masyarakat yang tertarik dengan rumah-rumah tersebut cukup merogoh kocek untuk uang muka (DP) sebesar 1% saja dan cicilan dengan bungan 5% flat untuk tenor 20 tahun. Dengan perhitungan tersebut, sangat mungkin bagi masyarakat yang masih berpenghasilan rendah untuk membeli rumah tapak. Pasalnya kalau dihitung-hitung, pembelinya cuma harus membayar DP sebesar 1,12jt Rupiah saja dengan cicilan senilai 800rb Rupiah per bulannya.

“DPnya cuma 1% saja. Kalau ambil rumah yang harganya 141jt, maka cicilannya pun hanya 900rb Rupiah”, jelas Maryono, Dirut Bank BTN.

Menurut Maryono, sejatinya program DP 1% itu bukanlah sebuah produk baru dari BTN. Lantaran, program beli perumahan murah di Cikarang telah dirilis BUMN itu semenjak 2 tahun silam.

“Yang kayak gini tuh, sebenarnya sudah ada sejak 2 tahun yang lalu. Cuma bedanya pada program Pak Presiden, cicilannya juga disubsidi. Makanya bisa rendah biaya cicilan bulanannya, bukan?”, sambung Maryono.

‎Berdasarkan informasi dari PT Arrayan Bekasi Development yang akan membangun perumahan murah di Cikarang itu, area lahan yang akan digarap saat ini mempunyai luas sebesar 105ha. Diatas lahan tersebut, akan dibangun sekitar 8,749 unit rumah Cikarang dengan harga yang super murah. Pembangunan perumahan murah Villa Kencana Cikarang ini sudah dimulai proyeknya semenjak tahun 2016. Selain itu diberitahukan juga oleh sang developer, kalau unit perumahan murah di Cikarang ini akan dibangun dengan tipe 25 / 60.

Pembangunan perumahan murah di Cikarang ini juga mendapat komentar positif dari Timboel Siregar, tokoh pengamat buruh di Indonesia. Menurutnya, target market dari perumahan tersebut sudah pasti (MBR) masyarakat berpenghasilan rendah seperti halnya buruh. Sehingga, langkah PT Arrayan Bekasi Development untuk membangun perumahan murah di Cikarang sangatlah tepat sekali. Apalagi Cikarang merupakan sebuah kawasan industri. Selain itu, harga tanah di Cikarang pun berpotensi untuk terus melambung.

“Saat ini, hampir mustahil bagi masyarakat berpenghasilan rendah seperti buruh untuk memiliki rumah tapak di daerah Ibukota. Mengingat harga tanah di Jakarta yang bisa dibilang mahal. Maka dari itulah, harus terjadi keseimbangan antara pembangunan perumahan di Ibukota dengan pembangunan rumah di Cikarang”.

“Kalau berharap punya rumah di Jakarta bagi buruh itu mustahil. Makanya pembangunan perumahan di kawasan industri seperti di Cikarang itu sangatlah diperlukan bagi buruh. Terutama bagi yang memang mencari nafkah di Cikarang”

Selain itu, perumahan murah di Cikarang yang rata-rata lokasinya berada tidak jauh dari kawasan industri Cikarang membuat para buruh bisa mengirit waktu yang terbuang.

Selain ongkos transportnya bisa diirit, pengaturan atau manajemen waktu bagi buruh juga bisa dimungkinkan. Tercatat kalau seseorang yang hendak bekerja ke Cikarang dan berangkat dari Jakarta, biasanya cuma membutuhkan waktu selama 3 jam. Jadi misalkan jam masuknya pagi pukul 08.00, maka sudah harus berangkat dari jam 05.00 pagi. Begitu juga dengan jam kepulangan. Kalau selesai kerja dan pulang jam 17.00, berarti sudah pasti ia akan tiba dirumah sekitar pukul 21.00.

Harapan kedepan bagi masyarakat berpengasilan rendah kepada Presiden Jokowi adalah pemerintah pusat bisa membangun perumahan sejenis lebih banyak lagi, terutama di area sekitar kawasan industri Cikarang. Dengan begitu pembangunan rumah di Cikarang tersebut benar-benar sesuai target.‎